Mukjizat AlQuran Bayi Sungsang Lahir dengan Normal

sehatnabawi – Hamil Sungsang lahir dengan normal berkat mukjizat AlQuran. Di Jakarta seorang suami yang ekonominya tidak begitu kuat, istrinya sudah divonis wajib operasi karena istrinya hamil sungsang. Selain sungsang tali pusar melilit di leher. Tentunya, biaya operasi di Jakarta mahal. Namun sebelum operasi dilakukan, dia minta ijin ke dokter untuk membacakan quran pada perut istrinya tersebut. Klik DISINI Video Kisah Mukjizat AlQuran Ust Zulkifli M. Ali

Suaminya membacakan surat alFatihah sebanyak 7 kali, sembari tangannya mengelus perut istrinya, memutar seperti putaran thowaf, sambil berdoa, dan membaca ayat-ayat yang ia hafal, dan subhanallah, keajaiban terjadi, dengan mukjizat Al-Quran, istrinya langsung melahirkan secara normal, tanpa operasi!

Secara medis berikut penjelasan apa itu Sungsang, dan bagaiamana cara mengantisipasinya, disarikan dari hellosehat

Apa itu posisi sungsang?

Pada usia kehamilan 36 minggu, biasanya kepala bayi sudah berada di bawah yang menandakan bahwa bayi sudah siap untuk lahir. Posisi kepala di bawah merupakan posisi yang paling aman saat kelahiran. Kepala bayi adalah bagian tubuh yang muncul pertama kali saat kelahiran dan turut membuka jalan kelahiran.

Tiga Posisi Sungsang

Tetapi, terkadang bayi berada pada posisi sungsang, di mana kepala bayi tidak berada di bawah melainkan di atas kandungan. Terdapat tiga jenis posisi sungsang, yaitu:

Frank breech

Frank breech. Pantat bayi berada di posisi bawah dan kaki bayi lurus di depan tubuh bayi dekat dengan kepala bayi.

Complete breech

Complete breech. Pantat bayi berada di posisi bawah dan kaki bayi menekuk dekat dengan pantat bayi.

Incomplete breech

Incomplete breech. Satu kaki berada di bawah dan kepala bayi berada di atas.

Satu kaki berada di bawah dan kepala bayi berada di atas.

Perlu diketahui bahwa 4 dari 100 kelahiran bayi mengalami posisi yang sungsang seperti ini. Saat bayi berada dalam posisi sungsang, maka sering kali terpaksa bayi harus lahir dengan cara operasi caesar.

Apa yang harus saya lakukan jika bayi berada dalam posisi sungsang?

Tidak ada yang tahu pasti apa alasan yang menyebabkan bayi berada dalam posisi sungsang. Beberapa kasus mengaitkan posisi sungsang dengan bayi prematur, kehamilan kembar, terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketuban, masalah pada rahim, dan masalah pada bayi.

Bayi yang berada dalam posisi sungsang pun tidak menunjukkan tanda-tandanya sebelum kelahiran. Namun, jika Anda ingin mengetahui posisi bayi Anda di waktu-waktu mendekati kelahiran, sebaiknya periksakan ke dokter dan lakukan USG untuk mengetahui dengan pasti.

Jika Anda mempunyai bayi dalam posisi sungsang, dokter akan merekomendasikan Anda untuk melahirkan dengan cara operasi caesar. Namun, sebelum Anda memutuskan bersedia untuk melakukan operasi caesar, mungkin terdapat cara-cara yang bisa Anda lakukan agar bayi berada dalam posisi normal dan Anda bisa melahirkan normal.

Melakukan external cephalic version (ECV)

Dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan external cephalic version (ECV) sebagai upaya untuk mengubah posisi kepala bayi menjadi di bawah, jika Anda berada pada usia kehamilan 36-38 minggu. Namun, jika Anda memiliki kondisi, seperti kehamilan kembar, kelainan pada sistem reproduksi, atau masalah pada plasenta, dokter mungkin tidak menyarankan Anda untuk melakukan ECV.

ECV dilakukan dengan cara memberi tekanan kuat pada perut Anda dengan tangan, sehingga bayi mengubah posisinya menjadi kepala di bawah. USG dapat digunakan untuk memandu jalannya ECV ini. ECV akan dilakukan mendekati waktu kelahiran, sehingga jika hal yang tidak diinginkan terjadi, ECV akan dihentikan dan bayi dapat lahir dengan cara operasi caesar.

ECV akan lebih mungkin untuk berhasil jika Anda pernah melahirkan sebelumnya atau Anda memiliki banyak cairan ketuban. Terkadang, ECV juga tidak berhasil dan dapat menimbulkan komplikasi, seperti kantung ketuban pecah terlalu cepat, perubahan denyut jantung bayi, abrupsio plasenta, dan kelahiran prematur.

Melakukan olahraga

Anda bisa melakukan beberapa gerakan olahraga untuk membantu mengubah posisi bayi sungsang Anda. Beberapa gerakan olahraga yang bisa Anda lakukan adalah:

Breech tilt

Lakukan gerakan ini dengan cara berbaring di lantai dan taruh kedua kaki Anda di atas kursi. Kemudian simpan bantal di bawah pantat Anda, sehingga posisi Anda membentuk sudut 45 derajat dengan lantai. Tetap berada dalam posisi ini maksimal selama 15 menit atau sampai Anda merasa tidak nyaman.

Berjalan

Berjalan merupakan olahraga yang paling mudah Anda lakukan selama kehamilan. Berjalan juga dapat membantu bayi Anda untuk bergerak menemukan posisi yang tepat. Cobalah untuk berjalan selama 30 menit setiap hari selama kehamilan.

Posisi lutut-dada

Lakukan dengan cara berlutut di lantai, kemudian tempatkan kepala atau dahi Anda di lantai (menghadap lantai, seperti posisi sujud). Mungkin Anda perlu menempatkan bantal pada bagian lutut dan kepala Anda agar lebih nyaman. Pertahankan posisi ini selama 15 menit dan lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali sehari.

Saran Medis

Jika Anda sudah melakukan berbagai usaha seperti di atas, namun posisi bayi Anda tetap sungsang, sebaiknya lahirkan bayi dengan cara operasi caesar. Operasi caesar saat bayi berada dalam posisi sungsang sangat disarankan untuk dilakukan. Ini adalah cara yang paling aman. Jika Anda tetap ingin melahirkan normal dalam kondisi posisi bayi sungsang, dikhawatirkan ini akan menimbulkan risiko komplikasi pada bayi Anda.

Inspirasi Sehat Nabawi

Mukjizat AlQuran membacakan surat alFatihah sebanyak 7 kali, sembari tangan suami mengelus perut istrinya, memutar seperti putaran thowaf, sambil berdoa, dan membaca ayat-ayat yang dihafal. Insya Allah seperti kisah nyata di atas bisa lahir secara normal.

Referensi:

admin

SehatNabawi - Meneladani Inspirasi Sehat Nabawi. Kontak kami: admin@sehatnabawi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *